480 Hektar Sawah Terancam Puso, Bupati Banjarnegara Bersama Warga Turun Sungai untuk Ini
Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana dan warga saat kerja massal pasang bronjong tradisional. (FOTO: Kominfo Banjarnegara)

480 Hektar Sawah Terancam Puso, Bupati Banjarnegara Bersama Warga Turun Sungai untuk Ini

Perbaikan darurat irigasi Bendungan Clangap dilakukan dengan bronjong bambu untuk menyelamatkan 480 hektar sawah di Banjarmangu dan Wanadadi dari ancaman gagal panen.

TIMES Banyumas,Kamis 16 April 2026, 19:57 WIB
528
M
Muchlas Hamidi

BANJARNEGARAHampir tiga tahun saluran irigasi teknis yang mengairi sedikitnya 480 hektar sawah di Kecamatan Banjarmangu dan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, lumpuh akibat kerusakan pada Bendungan Clangap.

‎Warga terpaksa membuat sodetan untuk mengairi irigasi tersebut, namun tidak efektif karena saat terjadi banjir, sodetan tersebut penuh dengan lumpur berbatu sehingga air tersumbat. 

‎Warga terpaksa harus menggunakan alat berat untuk mengeruk lumpur tersebut karena volumenya cukup besar. Kejadian ini tentu terus berulang karena saat ini musim penghujan.

‎"Kami harus rutin membersihkan lumpur agar mendapatkan air dan bisa tanam padi", ungkap sejumlah petani di Banjarmagu, Kamis (16/4/2026). 

‎Mereka juga menyampaikan jika lahan sawah yang ketergantungan aliran air dari Bendungan Clangap diataranya Desa Jenggawur, Banjar Kulon, Banjarmangu di Kecamatan Banjarmangu, serta Desa Gumisir dan Linggasari di Kecamatan Wanadadi.

‎Sementara berdasarkan informasi Bendungan Clangap akan segera dibangun dengan dana APBN sebesar 46 milyar. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan pengaman tebing dan normalisasi sungai secara permanen. Saat ini masih menunggu proses lelang oleh pemerintah pusat.

‎Pasang Bronjong Bambu

‎Mengingat pentingnya air bagi para petani di Banjarmagu dan Wanadadi, Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana bersama para pejabat dan ratusan warga melakukan kerja bakti massal memasang 'Dekem' atau bronjong tradisional di aliran sungai tepatnya di kompleks Jembatan Clangap, Rabu (15/4/2026).

‎Kegiatan diawali dengan prosesi selamatan dan makan bersama di pinggir sungai sebagai wujud doa agar pekerjaan berjalan lancar. Tujuan pemasangan 'Dekem' ini untuk mengatasi abrasi tebing dan normalisasi aliran Sungai Merawu.

‎ Kegiatan juga Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Firman Sapta Adi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Yusuf Winarso, jajaran Forkopimca, serta lima kepala desa dari Kecamatan Banjarmangu yang wilayahnya terdampak langsung.

‎Dipasang 60 Unit Bronjong Bambu 

‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Kepala UPT Wilayah 3, Adi Purnomo menyampaikan dalam kegiatan ini dipasang 60 unit dekem ini difungsikan untuk mengalihkan arus sungai agar kembali ke jalur tengah. 

‎Selama ini, dasar sungai yang mengalami pendangkalan dan perubahan arus akibat aktivitas galian C di sisi hilir menyebabkan air tidak mampu naik ke saluran irigasi Bendungan Clangap.

‎Dampak dari mampetnya aliran air ini kata dia sekitar 480 hektar sawah di lima desa yakni Desa Jenggawur, Banjar Kulon, Banjarmangu di Kecamatan Banjarmangu, dan Desa Gumisir dan Linggasari di Kecamatan Wanadadi, mengalami gagal tanam dan produktivitas menurun drastis.

‎Terpisah, Camat Banjarmangu Gaba Tri Sumbarwanto menambahkan jika untuk mendukung program ketahanan pangan, perbaikan aliran irigasi ini sangat krusial, karena ancaman gagal panen tampak nyata sejak kerusakan jaringan irigasi tersebut.

‎"Jika dibiarkan, kerugian ekonomi dari sektor pertanian ini bisa mencapai angka triliunan rupiah. Hasil panen dari dua kecamatan ini tidak hanya untuk konsumsi lokal Banjarnegara, tapi juga menyuplai kebutuhan luar kabupaten," jelas Gaba, Camat Banjarmangu, Banjarnegara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muchlas Hamidi
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyumas, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.