Mengenal Kopi Wulung Milik Edi Riyanto, Owner Waroeng Teng Teng
Edi Riyanto, Owner Waroeng Teng Teng Banjarnegara dan tanaman kopi Wulung yang tengah berbunga. (FOTO: Muchlas Hamidi/TIMES Indonesia)

Mengenal Kopi Wulung Milik Edi Riyanto, Owner Waroeng Teng Teng

Tahu kopi wulung? Saat ini dikembangkan di Banjarnegara, Jawa Tengah oleh Edi Riyanto.

TIMES Banyumas,Rabu 28 Januari 2026, 18:36 WIB
10.2K
M
Muchlas Hamidi

BANJARNEGARAKopi Wulung atau lebih dikenal Coffea Canephora Purpurascens atau Robusta Purpurascens adalah varian kopi langka yang mulai dikembangkan di Banjarnegara, Jawa Tengah. 

‎Jumlahnya memang masih terbatas. Tapi di Banjarnegara dan Purbalingga, kopi ini ternyata tumbuh subur. Edi Riyanto S.Pd.I, M.Pd, Kepala MI Ma'arif NU Karanggedang 2 Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah, adalah salah satu yang mengembangkan tanaman kopi ini.

‎Edi yang juga owner Waroeng Teng Teng, Banjarnegara sudah beberapa tahun ini menanam dan mengembangkan Kopi Wulung. 

‎Dia tertarik mengembangkan kopi ini karena istimewa dan unik. Istimewa karena kopi ini memiliki kandungan antosianin yang sangat tinggi dan baik  untuk kesehatan.

Kandungan Antosianin Tinggi

‎Kopi ini baik untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah penuaan dini, melawan kanker, mengontrol diabetes tipe II, melindungi kesehatan mata, meningkatkan fungsi otak dan melindungi kulit dari radikal bebas.

Dan istimewanya, kopi ini memiliki keunikan hampir semuanya berwarna ungu dari akar, batang ranting, daun, bunga dan buah semua berwarna ungu.

article

‎Penampilan ini  disebabkan oleh kandungan  antosianin yang sangat banyak sehingga semua tumbuhannya berwarna ungu. 

‎Kopi wulung memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi dibanding kopi lainnya. Harga kopi wulung biji mencapai ratusan ribu rupiah perkilo, bahkan kopi bubuk bisa tembus Rp5 juta perkilonya.

‎Kopi wulung berasal dari mutasi genetik sehingga jumlahnya sangat terbatas dan sulit dikembangbiakkan. Kopi Wulung adalah sebutan dari Jawa karena memang warnanya yang eksentrik dan menarik. 

‎Penampilan ini  disebabkan oleh kandungan  antosianin yang sangat banyak sehingga semua tumbuhannya berwarna ungu. Seperti yang terdapat pada buah anggur dan blueberry. 

Tersedia Bibit Siap Tanam

article

‎Edi Riyanto saat bincang-bincang dengan TIMES Indonesia menyampaikan di samping mengembangkan untuk Waroeng Teng Teng, dia juga menyediakan bibit kopi wulung bagi petani atau pengusaha yang ingin membudidayakan kopi ini. 

‎Harga bibit kata Edi kisaran Rp50-100 ribu ukuran 15 - 40 cm. Sedangkan untuk umur 7 bulan Rp500 ribu/pohon. "Saat ini kami ready sekitar 3.000 bibit kopi wulung ori dan sambung. Jika berminat bisa merapat ke Waroeng Teng Teng di Mandiraja Banjarnegara," jelasnya,  Rabu (28/1/2026). (D)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muchlas Hamidi
|
Editor:Bambang H Irwanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banyumas, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.